Monday, May 21, 2018


LG FLATRON HORIZONTAL JEBOL TERUS









Hallo para sobat blogger dimana pun berada,yang selalu terus setia berkunjung di blog ini.kembali saya ingin sedikit berbagi cerita,informasi dan pengalaman lagi,di sela-sela kesibukan keseharian saya.
Ok sobat blogger langsung saja pada pokok pembahasan.
Awal bulan lalu kembali saya di kunjungi oleh pasien yang membawa tv nya dengan keluhan matot alias mati total.
Tv ini bermerk LG Flatron yang menggunakan str W6754 dan tr Hor TT 2770.

Setelah melihat kondisi matot seperti ini,langsung saja saya buka casing tv dan memeriksa serta mengamati semua komponennya.Tampak kalau dilihat dari secara fisik,semua komponen masih terlihat baik.tetapi perlu di ingat juga sobat bentuk fisik suatu komponen yang baik belum tentu juga bisa berfungsi dengan baik.sering sekali kasus seperti ini banyak di jumpai pada dunia reparasi elektronik.

Kemudian setelah itu langkah pertama yang saya lakukan adalah,mengecek pada bagian tegangan B+ nya.alhasil pada tegangan B+ ini sama sekali tidak ada keluar tegangan sedikit pun.
Langkah berikutnya langsung saya melakukan pencabutan pada beban FBT nya,yaitu pada tr Horz TT2770.
Setelah selesai melakukan pencabutan tr Horz,kemudian langsung saya tes nyalakan kembali tv.alhasil tegangan pada B+ pun sudah mulai kembali hadir yaitu sekitar 115v dan terlihat juga pada lampu st by sudah bisa menyala.
Dengan demikian problem sudah bisa di pastikan sementara ada pada bagian blok horizontalnya,dan setelah dilakukan pengukuran ternyata benar saja tr Horz sudah mengalami short.

Satu hal yang harus selalu di ingat oleh para sobat blogger semua,apabila mengalami problem sama seperti ini hendaknya janganlah langsung kita maen menggantinya Tr horz yang rusak tersebut,kalau kita tidak ingin mengalami lagi nasib yang sama,yaitu transistor kembali mengalami short.
Saran saya alangkah baiknya kita cek dulu pada semua komponen terkait,mungkin saja tr horz mengalami short disebabkan ada beberapa komponen pendukung lainnya yang sudah mengalami aus atau rusak.

Akan tetapi pada problem yang saya alami ini agak sedikit berbeda,sebelum saya melakukan pergantian tr Horz,saya pun melakukan hal seperti yang saya sarankan tadi di atas,yaitu mengecek pada semua komponen pendukungnya,terutama pada C412 = 304j/400v dan C414 = 732H/1600v.alhasil pada pengecekan ini di dapat semua komponen capasitor masih dalam keadaan baik.tidak lupa juga untuk pengecekan pada bagian driver Horz nya.

Setelah dirasa cukup aman dan di pastikan baik pada semua komponen pendukungnya,kemudian saya mulai melakukan pergantian tr Horz.
Setelah selesai langsung saya tes nyalakan kembali tv dan alhasil byaar tv memang kembali bisa menyala,akan tetapi pada bagian FBT nya ternyata mengalami kebocoran yang sangat besar sekali,sehingga sampai menimbulkan loncatan api kemana-mana dan disertai suara yang sangat keras.

Belum sempat saya mematikan kembali tv,secara tiba-tiba tv pun langsung mati dengan sendirinya.perkiraan saya mengatakan tr Horz pasti mengalami short kembali akibat tersambar oleh loncatan api dari FBT tadi.
Dengan demikian juga saya bisa menyimpulkan kalau pada awalnya tr Horz mengalami kerusakan karena di sebabkan oleh FBT yang mengalami kebocoran.

Pada kondisi seperti ini mau tidak mau FBT harus di lakukan pergantian dulu dengan yang baru.Setelah FBT dan tr Horz saya ganti kembali dengan yang baru,akhirnya tv pun kembali bisa menyala dengan normal.
Setelah lebih dari 1 jam tv menyala tanpa adanya gangguan lain lagi,saya pun memastikan kalau tv sudah normal kembali dan dapat dinyatakan kasus telah selesai.dan akhirnya saya tutup dan rapihkan kembali tv.

Senang sekali rasanya karena pada kasus ini,pekerjaan tidaklah terlalu menyulitkan dan memakan waktu.akan tetapi para sobat blogger apa yang terjadi,pada keesokan harinya kembali si empu yang punya tv datang menghampiri sambil membawa tv nya lagi.
menurut ceritanya tv menyala hanya bertahan beberapa menit saja dan kembali langsung mati.wuelaah dalaaah..ko bisa ya..Mmm..sempat agak sedikit malu juga saya di buatnya.

Sambil kepala masih di hinggapi pikiran bingung dan heran,kembali saya bongkar tv,dan langsung cek pada bagian tr horz nya lagi.dan benar saja sobat tr horz ini kembali mengalami short,masih terheran-heran juga saya di buatnya,padahal sebelum tv di kembalikan,saya sudah melakukan tes uji coba dulu hingga lebih dari 1 jam terlihat tv tampak normal tidak ada masalah,kenapa sekarang menyala hanya bertahan beberapa menit saja.

Kemudian coba saya lakukan pergantian langsung capasitor pada C 417=221 2kv dan C 427= 122 2kv masih tetap belum membuahkan hasil,dan malah akhirnya kembali saya kehilangan tr horizontal.
Wualaah maak..bisa rugi komponen klo bgini mah.
Pikiran saya benar-benar bingung di buatnya,apalagi yang harus saya cek begitu pikiran dalam hati saat itu.FBT sudah di ganti,capasitor ok,tegangan normal 115v,bahkan sampai pada bagian blok driver horz nya pun sudah benar-benar di periksa dengan baik.
Sungguh saya tidak menyangka sama sekali,tv yang tadinya di perkirakan cepat selesai problemnya ini,eeh..malah terus bertahan sampai 4 hari menginap di ruang kerja dan memakan banyak korban transistor horizontal.

Kesimpulan akhirnya saya berpikiran ingin mencoba satu cara lagi atau jurus pamungkas,yaitu jurus spekulasi atau untung-untungan untuk merubah type transistor horz dari aslinya.
Kemudian saya mulai coba untuk mencari dan mengumpulkan beberapa tr horz yang di anggap paling baik,kuat dan di perkirakan bisa tahan panas.
Akhirnya di temukanlah satu buah tr D2586 cabutan dari kepunyaan sharp 29".

Setelah saya pasang kembali tr,kemudian tv kembali saya tes nyalakan dan byaar...Alhamdulillah setelah beberapa jam saya panteng nyalakan terus tv,bahkan saking agak sedikit jengkel juga dibuatnya saya coba terus nyalakan tv sampai 24 jam non stop,alhasil tv tampak sudah tidak lagi bermasalah sampai sekarang.

Alhamdulillah Puji syukur saya panjatkan kepada yang maha kuasa,pada akhirnya saya pun bisa juga untuk menuntaskan problem yang sedikit agak membingungkan ini.

Begitulah sobat blogger untuk pengalaman saya kali ini tentang menyelesaikan kasus horizontal yang selalu mengalami short ini.
Semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi para sobat blogger semua terima kasih.

Tuesday, January 9, 2018

TV CINA WANSONIC RUSAK VERTIKAL






Hallo para sobat blogger semuanya,alhamdulillah untuk kesekian kalinya lagi akhirnya saya bisa menyempatkan diri kembali untuk berbagi informasi di sela-sela kesibukan saya yang alhamdulillah cukup lumayan padat.
OK para sobat blogger langsung saja pada pokok pembahasan,disini saya ingin sedikit berbagi pengalaman mengenai perbaikan tv cina dengan kerusakan vertikal.

Sebetulnya tv yang sedang saya garap ini adalah tv dengan merk sharp 21" yang secara kebetulan saja pada bagian mesinnya sudah di ganti oleh mesin cina merk wansonic oleh montirnya yang terdahulu.
Ketika tv datang ke meja kerja,langsung dengan serta merta si empu yang punya tv pun mengutarakan keluhannya.Tv ini tidak dapat menampilkan gambar,hanya bergaris saja sebesar lidi akan tetapi terkadang tv pun bisa menampilkan gambarnya sewaktu waktu saja dan itu pun terjadi tidak lama,paling hanya sekitar 2 sampai 3 menit saja dan tv pun kembali bergaris dan begitu seterusnya,demikian kata sang empu tv.

Dengan menyimak dan memperhatikan keluhan dari si empu tv,saya pun hanya menduga,mungkin saja ada yang kendor di beberapa bagian komponennya.
Setelah saya buka dan bersihkan tv dari debu,saya perhatikan ada 2 buah elko yang sudah mengalami kembung,yaitu pada C563 470uf/25v sebagai catu daya pada Ic vertnya dan pada C457 1000uf/50v.sebagai kopel pada V-outnya.
Tanpa pikir panjang langsung saya ganti kedua elko tersebut,mungkin saja ini biang permasalahannya.
Setelah pergantian elko langsung saya coba tes nyalakan tv.alhasil tv sudah mulai bisa menyala dengan normal,tidak lupa langsung saya colokan juga antena untuk pengecekan gambarnya.Alhamdulillah tv pun sudah tampak menyala dan menghasilkan gambar dengan baik.

kurang lebih hampir sekitar 30 menitan saya panteng nyalakan tv,tampak tidak terjadi permasalahan lagi.Selanjutnya saya mulai kembali merapikan tv dan menutup casingnya,karena diperkirakan permasalahan sudah dianggap selesai.

Setelah beres merapikan kembali tv,saya pun berniat lagi menyalakannya selama mungkin,guna untuk pengetesan.Alhamdulillah tv masih bisa menyala dan menampilkan gambarnya dengan baik.Namun setelah kira-kira sekitar 15 menitan tv menyala,tiba-tiba tv kembali menutup gambarnya,yang terlihat hanyalah kembali bergaris sebesar lidi.Aduuh..mak...ampuun dah udah rapi-rapi bergaris lagi,sungguh sangat jengkel sekali rasanya sobat.padahal waktu saya belum menutup casingnya,tv selama mungkin saya tes baik-baik saja,tapi kenapa sekarang baru menyala 15 menitan saja sudah kumat lagi tuh penyakitnya.

Dengan terpaksa kembali saya bongkar lagi tv.untuk langkah berikutnya saya mencoba melakukan resolder ulang pada setiap bagian komponen,terutama pada bagian komponen yang rawan panas.
Setelah selesai melakukan resolder ulang,kembali tv saya nyalakan dan tetap saja belum membuahkan hasil.

kemudian saya coba cek pada vcc Ic vert.nya,tampak pada avometer terukur 24v normal.
Selanjutnya coba ganti pada C 456 2,2uf/35v masih saja tv tetap belum mau membuka gambarnya.
Kemudian coba cek tegangan pada V-out dan alhasil tegangan pada v-out ini bergoyang-goyang antara 5v ke 8v,yang seharusnya terukur normal sekitar setengahnya dari vcc utama,rupanya ini dia permasalahannya.

Kemudian penelusuran pun berlanjut untuk mencari penyebab masalahnya,coba ganti pada R 456 3k9,masih saja belum ada hasil.haduh sempat puyeng juga di buatnya.coba cek dan ganti juga pada C 452 470uf/50v,alhasil tv pun mulai bisa membuka kembali gambarnya.
Dengan perasaan sedikit agak lega,kemudian tv saya biarkan dulu untuk menyala beberapa menit takutnya kumat lagi.
Benar saja dugaanku kira-kira sekitar 10 menitan tv menyala,kembali terlihat gambar menutup dan bergaris lagi.weleh-weleh ini tv bikin keder juga.
Untuk selanjutnya saya sruput dulu secangkir kopi biar kepala sedikit fresh untuk bisa berfikir hehe..

Peperangan pun masih terus dilakukan.kali ini saya penasaran coba mengukur kembali tegangan pada vcc nya,terlihat tegangan 24v pada avometer,namun setelah melewati D 451 4004,disini terlihat ada keganjilan dimana pada tegangannya langsung mengalami drop,yaitu sebesar 8v saja.walah rupa-rupanya disinilah biang kerok permasalahan semuanya.

Mengetahui hal itu langsung saya copot D 451 dan coba test ukur.akan tetapi pada hasil pengukuran dioda tidak mengalami short alias normal-normal saja.
Dikarenakan penasaran langsung saja saya mengganti dioda tersebut tanpa menghiraukan dari pada hasil pengukuran tadi.Kemudian setelah itu tv langsung saya test nyalakan lagi dan hasilnya Jreeng..Alhamdulillah tegangan yang tadinya terukur drop pada D 451 sekarang sudah terukur naik sekitar 24v dan tv pun kembali mau membuka gambarnya.
Setelah di nyalakan beberapa jam Alhamdulillah sekarang tv pun tidak mengalami bergaris lagi pada gambarnya.
Puji syukur alhamdulillah pekerjaan pun akhirnya bisa kelar juga dan saatnya kini menanti gajian lagi.hehe..

Sebagai tambahan saja buat para sobat blogger apabila dalam melakukan pengecekan komponen,semisalnya ada di temukan salah satu komponen yang mencurigakan dan di duga kuat menjadi salah satu tersangka permasalahannya,sementara hasil dari tes pengukuran alat baik,tidak ada salahnya untuk kita tes dulu saja melakukan pergantian komponen,karena terkadang hasil dari pengukuran yang baik pun tidak selalu menjamin baik hasilnya untuk kwalitas komponen jaman Now..hehe..contohnya seperti pada kasus yang telah saya alami ini.

Ok para sobat tentunya hanya itu saja untuk pengalaman saya kali ini.semoga bisa bermanfaat dan terima kasih.