Thursday, February 28, 2019

MENGATASI MESIN CUCI 2 TABUNG KADANG BISA BERPUTAR KADANG TIDAK





Pada pembahasan service mesin cuci kali ini,saya akan coba menjelaskan problemnya mengenai putaran mesin cuci yang kadang bisa berputar kadang pula juga tidak alias macet.
Sesuai dengan hasil dari pengalaman kerja saya kemaren para sobat blogger,ketika ada seseorang meminta untuk memperbaiki mesin cucinya yang rusak dengan keluhan mesin selalu macet ketika di gunakan dan kadang bisa berputar lagi itu pun harus dengan bantuan tangan yang sedikit ikut bantu untuk mendorong pakaian pada tabung mesin cucinya.

Akan tetapi perlu di ingat juga para sobat,untuk melakukan aksi seperti itu perlu kita sedikit berhati hati karena terkadang bisa sangat membahayakan juga.

Sebab ketika tangan kita ikut bantu untuk mendorong pakaian di dalam tabung mesin yang terendam air yang sedang mengalami masalah pada putarannya ini,yang bertujuan agar supaya bisa sedikit meringankan beban dinamo untuk bisa memutarkan beban pakaian pada tabung mesin,salah-salah malah tangan kita yang ikut tersengat aliran listriknya nanti,sebab di khawatirkan juga mesin cuci mengalami kontak body.

Hal seperti ini bisa saja terjadi kepada siapapun dikarenakan umumnya sering saya jumpai juga di beberapa tempat orang yang berbeda selalu saja sama,yaitu selalu memberikan supply arus tegangan listrik pada stop kontaknya tidak di sertai dengan grounding,yang bisa saja menimbulkan kontak body.mungkin hal ini bisa saja di maklumi karena ketersediaan perlengkapan yang seadanya dan serba dadakan.
Karena umumnya untuk beberapa merk mesin cuci memang mewajibkan pemasangan grounding pada stop kontaknya yang bertujuan untuk membuang arus listrik agar supaya tidak terjadi kontak body
Namun ada juga untuk beberapa merk mesin cuci yang tanpa di lengkapi grounding pun tidak mengalami kontak body.

Saran saja dari saya para sobat bilamana anda pun ingin mencoba melakukan tindakan seperti di atas tadi hanya untuk pengetesan saja,sebaiknya gunakanlah alat bantu lain untuk bantu mendorong pakaian di dalam tabung mesin tersebut seperti sebatang kayu atau benda-benda jenis isolator lainnya. 

Ok kembali lagi ke topik pembahasan,setelah mendengarkan keluh kesah dari sang pemilik mesin cuci langsung saja yang pertama saya cek pada karet v-beltnya siapa tau sudah usang atau kendor.
Namun pada bagian v-belt ini tampak masih terlihat bagus dan masih kencang.

Selanjutnya coba saya lepaskan karet v-belt ini pada dinamonya dan kemudian coba saya tes hidupkan mesin tanpa beban sambil melakukan pengukuran menggunakan tang ampere.
Alhasil dari pengukuran ampere ini ternyata dinamo masih terlihat bagus yaitu sekitar 4 sampai 5 ampere untuk ukuran dinamo normal.

Kemudian coba saya cek pada bagian gear box dengan cara sedikit memutar-mutar pada pulleynya secara perlahan lahan,disinilah terasa ada yang janggal ketika saya coba untuk membolak balikkan putaran pada gear box nya.
Pada pengecekan ini terasa putaran gear box sudah mengalami loncer dan goyang ketika coba saya putar-putarkan pada pulleynya secara bolak balik,sehingga pada as di dalam gear box ini sudah tidak bisa berputar lagi sebagaimana mestinya.

berikut di bawah inilah penampakan untuk gear box dan pulleynya.




Setelah mengetahui hal ini langsung saja saya mencoba untuk membuka pada gear box nya.dan benar saja setelah saya cek dan copot pada bagian gear box ini sudah mengalami kerusakan dan terlihat pula sudah ada air yang ikut masuk merembas ke dalam gear boxnya.
Tentu saja dengan begitu juga pertanda sudah bisa di pastikan 100% gear box memang sudah tidak layak pakai lagi.

Kemudian segera saya untuk melakukan pergantian pada gear box ini.alhasil setelah selesai melakukan pergantian selanjutnya saya coba test hidupkan mesin cuci dengan beban air maximal selama beberapa menit.
Alhamdulillah setelah coba saya biarkan mesin hidup selama beberapa menit dengan beban air dan pakaian pun,mesin cuci sudah tidak terlihat macet dan berhenti lagi.dan akhirnya pekerjaan pun selesai dengan baik.

Demikianlah para sobat blogger semuanya untuk pengalaman saya kali ini mengenai cara memperbaiki mesin cuci yang mempunyai problem pada putarannya ini.
Semoga informasi ini bisa sedikit membantu anda semuanya yang memang kebetulan saja sedang mengalami problem yang sama terima kasih. 


Wednesday, February 13, 2019

KERUSAKAN VERTIKAL POLYTRON U SLIM



Salam berjumpa kembali para sobat sobat blogger,bertemu lagi disini bersama saya mang bhawink yang akan kembali memberikan cerita dan informasi pengalaman mengenai dunia reparasi Tv.
Untuk pembahasan kali ini,saya akan memberikan sedikit info mengenai kerusakan vertikal tv polytron U-slim,mudah mudahan saja ini bisa bermanfaat buat para sobat yang masih pemula dan baru belajar reparasi tv.
Namun bagi anda para sobat yang sudah master dan senior,tentunya problem seperti ini tidaklah begitu sangat menyulitkan sekali.

Ok langsung saja sobat kita ke pokok permasalahannya.
Tepatnya 4 hari yang lalu setelah saya terbitkan artikel ini.saya di datangi tetangga kerumah untuk di minta memperbaiki tv di rumahnya yang rusak.
tetangga saya ini mengutarakan perihal permasalahan tv nya yang hanya bisa menyala sekitar kurang lebih 3 cm saja pada gambarnya.
Dugaan sementara di karenakan saya belum melihat langsung kondisinya,saya memperkirakan problem ada pada bagian vertikalnya.

Setelah saya sampai kerumahnya dan mengecek kondisi tv nya,benar saja sobat tv mengalami kerusakan pada bagian vertikal.tampak raster hanya terlihat hanya sekitar 3 cm saja.dan beginilah penampakan kondisi tv sebelum saya eksekusi.


Setelah saya mengetahui kondisi seperti ini tanpa pikir panjang langsung saya mengeluarkan beberapa alat tempur dan mulai membuka penutup belakang tv.
Seperti biasa langkah awal yang saya lakukan adalah membersihkan dulu debu-debu yang banyak menempel disana-sini.

Selanjutnya setelah saya selesai membersihkan debu-debunya langsung coba cek tegangan pada V-out nya,loh ko sama sekali tidak ada tegangan.pantas saja tv tidak mau terbuka gambarnya.
Kemudian saya cek juga pada vcc vertikal yang menggunakan sistem supply 12v- dan 12v+.
Untuk tegangan 12v- masih ada hadir disana,namun untuk bagian supply 12v+ nya drop menjadi 1v.
Mmm..rupanya ini dia biang keladi permasalahannya.

Langkah selanjutnya saya coba cek tegangan sumbernya yang berasal dari FBT.setelah saya ukur tegangan dari FBT ini ternyata masih bisa keluar normal sekitar 24v Ac yang kemudian di teruskan oleh dioda pump-up vertikalnya.
Kemudian coba saya open pada kaki dioda pump-up ini dan langsung cek tegangan kembali tanpa beban,alhasil tegangan pun bisa keluar sekitar 12v+.
Walah apa yang bisa menyebabkan arus dc ini menjadi hilang ya setelah di berikan beban.Dugaan pertama tertuju pada Ic vert yang mungkin saja sudah sedikit short.

Sebelum melakukan pergantian Ic saya coba cek ukur dulu pada dioda pump-up nya,alhasil dioda masih terukur baik.setelah itu coba dilakukan pergantian Ic vertikal yang menggunakan tipe La 78141,alhasil tv pun masih tetap pada posisinya alias belum juga mau terbuka gambarnya.

Coba cek dan ganti elko pada C408= 100uf/50v,masih juga nihil,selanjutnya coba ganti juga pada C415 dan C414= 470uf/25v pada pergantian ini pun tv masih saja tetap belum bisa sembuh.
waduh apanya lagi ya pikir saya dalam hati.sambil kepala masih dilanda kebingungan saya pun masih tetap berusaha untuk mencari penyebab permasalahannya.

Kemudian coba saya cek dan ganti kembali pada C411= 1uf/50v,setelah selesai langsung saya coba tes nyalakan tv dan lagi-lagi nihil belum ada hasil juga.Penasaran masih ada tersisa 1 elko lagi yang belum saya cek dan ganti pada C402= 10uf/50v,alhasil setelah di test nyalakan kembali,disini pun lagi-lagi gagal dan nihil hasilnya.eh buset dah ini tv pikir saya dalam hati rupanya kronis juga nih penyakitnya.

Setelah saya mengobrak-abrik semua elko pada bagian vertikalnya namun masih juga belum membuahkan hasil,kemudian saya coba melakukan pengukuran semua Resistor pada rangkaian vertikalnya,siapa tau saja ada nilai R yang molor.
Akan tetapi setelah saya selesai mengecek semua R pada rangkaian vertikalnya,ternyata nilai R disini semua masih pada dalam kondisi baik.

Lalu yang menjadi pertanyaan disini terletak dimanakah titik permasalahannya,wuaduh maak..dari pada puyeng mikir mending rehat dulu sebentar sambil nyeruput kopi yang sudah disediakan tetangga tidak lupa juga mencicipi kue suguhannya dan menghisap sebatang rokok untuk melepas penat sejenak.hehehe....

Setelah di rasa cukup fresh kembali pikiran,selanjutnya saya coba melakukan pertempuran sengit kembali melawan si poly ini.

Untuk langkah berikutnya saya kembali untuk cek pada jalur vcc nya,di mulai dari tegangan sumber FBT yang langsung tertuju pada dioda pump-up.
kembali disini saya melakukan open pada dioda pump-up ini dan kembali pula melakukan cek tegangan pada diodanya.
Hasil pengukuran yang di dapat tertunjuk pada jarum multitester menunjukan nilai 12v+,kemudian coba kembali saya sambungkan dan ukur,alhasil tegangan pun kembali drop menjadi 1v,sedikit mengherankan disini padahal kalau di ukur dioda sama sekali tidak menunjukan kerusakannya.

Sedangkan untuk semua komponen vertikal beserta pendukungnya sudah saya cek dan ganti juga dan sudah bisa di pastikan yakin kondisi rangkaian vertikal baik,namun problem masih saja tetap ada.
Kemudian berdasarkan dari semua hasil pengecekan dan pengukuran tadi pada seluruh rangkaian vertikal ini,saya coba untuk melakukan pergantian langsung pada dioda pump-up tanpa menghiraukan hasil dari pada multi tester yang menunjukan nilai baik dalam pengukurannya.

Setelah saya coba ganti pada dioda pump-up ini,ternyata benar saja sobat alhasil tegangan pada vcc vertikal pun kembali hadir dan alhamdulillah sekarang tv pun sudah bisa terbuka lagi gambarnya.
Kasus seperti inilah yang banyak sering terjadi yang sering juga mengecoh kita dalam hal melakukan penanganannya,karena kalau kita cek ukur pada multitester sama sekali tidak menunjukan kerusakan,namun secara fungsi komponen sudah tidak bisa bekerja lagi dengan baik.

Rupanya hanya itu saja para sobat blogger informasi dan pengalaman saya untuk kali ini,mengenai kerusakan vertikal tv polytron u-slim ini.
semoga saja bisa bermanfaat sekian dan terima kasih.



Friday, February 1, 2019

MODIFIKASI LAMPU SHOWCASE YANG MATI





Selamat berjumpa kembali para sobat blogger semua di manapun saja sobat berada,alhamdulillah kembali disini saya mang bhawink ingin sedikit berbagi cerita dan pengalaman kerja kembali tentang dunia reparasi elektronik.

Untuk pembahasan kali ini,saya akan memberikan sedikit informasi ilmu tentang cara memperbaiki lampu showcase yang mati atau memodifikasinya.

Tentunya para sobat blogger disini semua juga sudah tidak asing lagi dengan perangkat elektronik yang satu ini.iya showcase adalah masih sekumpulan dari keluarga lemari es ataupun kulkas.cuma bedanya kalau kulkas lebih di khususkan untuk pemakaian dirumah saja biasanya digunakan untuk mendinginkan makanan dan minuman,sedangkan showcase sendiri memang di khususkan dan di rancang sedemikian rupa untuk di gunakan berjualan sebagai pendingin minuman saja.
Makanya tidak heran untuk perangkat yang satu ini sering banyak di jumpai di toko-toko ataupun warung-warung disekitar rumah.

Ok kita kembali ke topik para sobat blogger.
Pada bulan lalu saya di minta oleh seorang teman untuk memperbaiki lampu showcasenya yang mati di warung tempatnya berjualan.
Teman saya tersebut mengeluhkan tentang permasalahannya.sebelum lampu showcasenya mati terlihat pada lampunya selalu berkedip genit alias kadang menyala kadang tidak,hingga akhirnya sekarang kondisinya benar-benar sudah tidak dapat menyala lagi sama sekali.
lalu dengan kondisi lampunya mati seperti ini penjualan minuman pun jadi sangat berpengaruh sekali katanya,sebab dengan kondisi lampunya yang padam kalau di lihat pada malam hari showcase benar-benar gelap,minuman jualan pun tidak dapat terlihat dari luar sehingga sangat tidak menarik minat ataupun perhatian dari para pembeli begitu kira-kira menurut teman.

Sebelum melakukan perbaikan pun saya sempat berfikir mungkin saja ini ada gangguan pada sistem saklar pemutusnya yang mengalami gangguan bisa jadi kendor ataupun kotor juga.
Setelah mendengarkan keluh kesah dari teman sang pemilik barang,tanpa pikir panjang lagi segera saya mengeluarkan beberapa peralatan tempur.

Kemudian saya coba bongkar dan mengeluarkan saklarnya yang terdapat di bagian dalam showcasenya.setelah di cek ternyata saklar masih dalam keadaan baik.
setelah itu saya coba cek pada lampunya,yang kebetulan menggunakan system lampu neon TL 10watt.alhasil lampu masih dalam keadaan baik terbukti dari hasil pengukuran ke 4 buah pada pin lampu neon TL masih bisa terhubung di avometer.

Untuk langkah berikutnya saya coba pastikan ukur tegangan pada konektor TLnya.Alhasil dari pengukuran tegangan ini dari ke dua konektor TL,sama sekali tidak terdapat supply tegangan.
pantas saja lampu tidak dapat menyala.

Mengetahui hal itu langsung saja saya coba urut dan telusuri pada bagian jalur jalur kabelnya yang mengarah pada bagian komponen lampunya yang terdapat pada bagian bawah showcase,tepatnya berada sangat dekat sekali dengan mesin kompressor.
Kemudian saya coba cek ukur pada instalasi kabelnya mungkin saja ada yang terputus,namun setelah di cek menggunakan multi tester tampaknya pada jalur kabel ini pun terlihat masih dalam keadaan baik.dengan begitu bisa di simpulkan permasalahan ada pada bagian komponen lampunya itu sendiri yang mengalami kerusakan.

Tanpa berfikir lagi langsung saya melakukan pembongkaran pada bagian komponen elektronik lampunya ini yang tertutup rapi di samping mesin kompresornya.Dan benar saja setelah saya buka dan mengeluarkan pcb lampunya,terlihat pada komponennya sudah banyak yang rusak terbakar hangus dan pecah,seperti dioda,resistor dan transistornya.

Dan inilah berikut penampakan gambar dari komponennya yang rusak tersebut.



Selanjutnya saya cabut seluruh komponen yang mengalami kerusakan tersebut,sempat saya kebingungan sekali bagaimana caranya untuk mengganti bagian part-part yang rusak ini,masalahnya semua tanda tulisan dan warna warna pada fisik part ikut hancur dan terbakar juga,terutama pada transistornya yang sangat hancur,yang hanya tinggal menyisakan kakinya saja.

Kemudian secara spontan terlintas dalam pikiran saya untuk mengganti 1 blok rangkaian lampu showcase tersebut dengan 1 blok rangkaian lampu neon jari biasa saja.dari pada pusing-pusing dan susah untuk mencari part-part penggantinya yang sudah kehilangan jejak ini.
Sebab pada prinsipnya sama saja,seperti kita merakit kembali lampu neon bekas,sebagaimana yang sudah pernah saya jelaskannya pada postingan yang lain.

Setelah saya mendapatkan 1 blok rangkaian lampu neon jari atau lampu neon elektronik yang masih dalam kondisi bagus tentunya.saya pun langsung mengeluarkan rangkaian lampu aslinya dan menggantinya dengan rangkaian dari lampu neon jari atau lampu neon elektronik biasa.

Selanjutnya sambungkan langsung ke 4 buah pin output pada rangkaian tersebut pada kabel yang menuju ke konektor lampu TLnya yang berada di dalam showcase.Dan untuk yang kedua kabelnya lagi langsung di sambungkan pada pin tegangan Ac nya.
Untuk lebih jelasnya lihat pada gambar dibawah ini :



Setelah di perkirakan aman,selanjutnya saya coba hidupkan mesin showcase dan Cling alhamdulillah sekarang lampu neon pada showcase ini pun bisa menyala kembali.
Untuk tahap berikutnya saya coba untuk mengemas pcb rangkaian lampu tersebut seaman mungkin,agar tidak terjadi konsleting dengan cara membungkusnya dengan plastik atau bisa juga menggunakan lem bakar pada bagian bawah atau bagian timah-timah dan jalurnya saja serapat dan setebal mungkin untuk menghindari dari kebocoran ataupun kontak bodi.

Alhamdulillah pekerjaan pun akhirnya terselesaikan juga dengan baik.semoga ini bisa sedikit membantu dan menginspirasi anda para sobat blogger semua yang kebetulan saja mempunyai kasus yang sama.

Terima kasih.

Catatan :  sebagai pengingat dan masukan saja.bila ingin hasil yang lebih baik lagi,sebaiknya para sobat menggunakan 1 blok rangkaian dari bekas lampu neon jari atau lampu neon elektronik biasa dari merk-merk yang ternama,dikarenakan dari segi kwalitas pencahayaannya bisa menghasilkan nyala lampu yang sangat baik.